Semua Yang Diingat Akan Hilang – Dan Yang Ditulis Abadi

solvay-conference-1927

Biografi Albert Einstein, Penyesalan atas Bom Atom

in Teknologi by

Siapa tak kenal Eistein? Albert Einstein adalah salahsatu ilmuwan fisika teoritis yang dipandang luas sebagai salah satu ilmuwan terbesar dan juga sangat populer di abad ke-20. Albert mengemukakan teori relativitas dan banyak menyumbang bagi para pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan juga kosmologi.

Albert dianugeragi penghargaan Nobel dalam fisika atas pengabdiannya di tahun 1921. Salah satu rumus yang paling populer dan membuatnya banyak dikenal orang adalah E = mc2, ini adalah rumus teori relativitas. Karena kepopulerannya, banyak penulis yang menjadikan biografi Albert Einstein sebagai karya favorit mereka.

Albert Einstein

Biografi Albert Einstein
Nama Lengkap : Albert Einstein
Tanggal Lahir : Ulm, Wuttemberg, Jerman, 14 Maret 1879
Wafat : Amerika Serikat, 18 April 1955
Orang Tua : Hermann Einstein (ayah), Pauline (ibu)
Istri : Elsa Einstein (1919), Mileva Maric (1903)
Anak : Eduard, Lieserl dan Hans Albert

Albert Einstein dilahirkan dari keluarga Yahudi, ayahnya bernama Hermann Einstein yang menjalani pekerjaan elektrokimia dan ibunya adalah Pauline. Albert sekolah di sekolah Katolik, ia mulai mempelajari hitung menghitung, yakni matematika di usia 12 tahun. Sebelumnya, orang di sekitarnya sudah memprediksi bahwa matematikanya sangat tidak cocok, sebab Albert sering sekali gagal dalam menghitung. Akan tetapi, pada kenyataannya prediksi tersebut memang tak benar.

Keluarganya selalu memberi motivasi Albert Einstein untuk terus belajar matematika dengan cara memberi usulan dan buku mengenai matematika atau sains. Albert sangatlah pendiam dan tidak suka bermain dengan teman seumurannya. Albert terus belajar matematika dan sains. Dulunya ia sering dikatakan sebagai pelajar yang lamban, mungkin saja karena sifatnya yang pemalu tersebut.


Young Albert and Maja Einstein, 1880

Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, ia pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat Milan) dan Albert Einstein tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolahnya sebelum akhirnya ia tinggal bersama dengan keluarganya di Pavia, Italia.

Pada saat Albert Einstein mulai belajar di Eidgenossische Technische Hochschule di Swiss, ia mulai kenal apa itu cinta dan pada akhirnya ia berkenalan dengan seorang wanita cantik kebangsaan Serbia yang ahli dalam pelajaran matematika. Di tahun 1901 Albert Einstein selalu mendiskusikan mengenai dunia sains pada temannya, termasuk Mileva yang pada akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menikah. Dan akhirnya mempunyai seorang puteri cantik yang lahir di tahun 1902.

Setelah Albert Einstein lulus dari Eidgenossische Technische Hochschule (ETH) ia mulai mencari pekerjaan, akan tetapi Einstain mendapat penolakan sebab dalam bekerja Albert Einstein terlalu buru – buru dan pada akhirnya memiliki penilaian buruk pada pekerjaan tersebut. Setelah itu, ia mendapatkan lagi pekerjaan, hasil promosi dari ayah temannya. Dimana dalam pekerjaannya tersebut Albert Einstein ditempatkan untuk menilai aplikasi paten alat – alat yang ada kaitannya dengan pengetahuan fisika. Dalam sambilannya ia bekerja, Albert mendapatkan gelar Doktor.

Biography Albert Einstein

Pada 14 Mei 1904, anak Albert Einstein lahir. Ia adalah anak pertama dari Mileva bernama Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis “Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen” (“On a new determination of molecular dimensions”) dalam tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Karya-Karya Einstein

Tahun 1905 adalah tahun penuh prestasi bagi Albert, karena pada tahun tersebut Einstein banyak menghasilkan karya-karya yang cemerlang. Adapun karya karya dan penemuan Albert Einstein adalah sebagai berikut:

Maret 1905 : paper tentang aplikasi ekipartisi pada peristiwa radiasi, tulisan ini merupakan pengantar hipotesa kuantum cahaya dengan berdasarkan pada statistik Boltzmann. Penjelasan efek fotolistrik pada paper inilah yang memberinya hadiah Nobel pada tahun 1922.

April 1905 : desertasi doktoralnya tentang penentuan baru ukuran-ukuran molekul. Einstein memperoleh gelar PhD-nya dari Universitas Zurich.

Mei 1905 : papernya tentang gerak Brown.

Juni 1905 : Papernya yang tersohor, yaitu tentang teori relativitas khusus, dimuat Annalen der Physik dengan judul Zur Elektrodynamik bewegter Kerper (Elektrodinamika benda bergerak).

September 1905 : kelanjutan papernya bulan Juni yang sampai pada kesimpulan rumus termahsyurnya : E = mc2, yaitu bahwa massa sebuah benda (m) adalah ukuran kandungan energinya (E). c adalah laju cahaya di ruang hampa (c >> 300 ribu kilometer per detik).

E=mc2

Massa memiliki kesetaraan dengan energi, sebuah fakta yang membuka peluang berkembangnya proyek tenaga nuklir di kemudian hari.

Satu gram massa dengan demikian setara dengan energi yang dapat memasok kebutuhan listrik 3000 rumah (berdaya 900 watt) selama setahun penuh, suatu jumlah energi yang luar biasa besarnya.

Di tahun yang sama dia menulis 4 makalah ilmiah yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya.

Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotoelektrik, dan relativitas spesial) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum.

Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade. Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik”.

Tahun 1909, Albert Einstein diangkat sebagai profesor di Universitas Zurich. Tahun 1915, ia menyelesaikan kedua teori relativitasnya.

Penghargaan tertinggi atas kerja kerasnya sejak kecil terbayar dengan diraihnya Hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. Selain itu Albert juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.

Pada tahun 1933, Albert beserta keluarganya pindah ke Amerika Serikat karena khawatir kegiatan ilmiahnya – baik sebagai pengajar ataupun sebagai peneliti – terganggu. Tahun 1941, ia mengucapkan sumpah sebagai warga negara Amerika Serikat.

15 Things About Albert Einstein

Einstein telah mendapatkan banyak sekali kesuksesan yang berhasil diraih sebagai ilmuwan fisika, hingga pada akhirnya Albert Einstein menutup matanya untuk selama – lamanya pada tanggal 17 April 1955, karena pendarahan hebat akibat dari pecahnya suatu aneurisme aorta perut. Selama proses outopsi, para ahli patologi dari Rumah Sakit, yakni Princeton Thomas Stoltz Harvey mengambil otak Albert Einstein untuk proses pengawetan dan hal tersebut ternyata dilakukannya tanpa mendapatkan ijin dari keluarga. Hingga kini Albert Einstein tetap dikremasikan oleh keluarganya di tempat yang sampai sekarang masih dirahasiakan, sehingga tak ada satu orang pun yang tahu, kecuali keluarga Albert Einstein sendiri.

Dalam biografi Albert einstein, diketahui Albert Einstein sempat bersedih dan menyesal dalam hati karena karya besarnya – teori relativitas umum dan khusus – digunakan sebagai inspirasi untuk membuat bom atom. Rumus Relativitas Umum yang diciptakan oleh Albert Einstein merupakan salah satu dasar dari prinsip kerja Bom Atom.

Atas desakan dari salah satu pakar fisika bernama Leo Slizard, Einstein kemudian menulis surat kepada Presiden Roosevelt yang memperingatkan bahwa reaksi fisi atom dapat digunakan untuk menciptakan bom dengan kekuatan ledakan yang sangat dahsyat.

Dari surat ini kemudian, Roosevelt kemudian membentuk komite yang kemudian menciptakan Project Manhattan’ dengan tujuan mengembangkan senjata bom atom.

Akhir Albert Einstein

Setelah bom atom berhasil meledak di Hiroshima dan Nagasaki membuat Jepang menyerah pada tahun 1945 dan mengakhiri perang dunia II. Namun dibalik itu Einstein juga menunjukan penyesalan akibat dari bom atom tersebut sebab korban akibat bom tersebut berjumlah ratusan ribu jiwa. Ia dikatakan sangat menyesal telah menulis surat untuk presiden Roosevelt yang menjelaskan tentang Bom Atom.

"SUKALAH Menolong...Pasti Allah akan Menolongmu.." Telp/SMS/WA 0858-7903-7920 | 0818-43-82-89 Mail : yuda@mipa.uns.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Latest from Teknologi

Go to Top