Kehadiran Artificial Intelligence (AI) di Indonesia merupakan bagian dari arus global transformasi digital yang tidak dapat dihindari. Perkembangannya berlangsung secara bertahap, seiring dengan meningkatnya infrastruktur teknologi, literasi digital, serta kebutuhan efisiensi di berbagai sektor strategis.
Tantangan terbesar dalam penggunaan teknologi kecerdasan artifisial adalah keterpercayaan. Masyarakat modern yang sudah terbiasa dengan teknologi digital (digital native) cenderung memiliki rasa percaya yang tinggi terhadap teknologi. Hal ini tercermin dari betapa pesatnya penambahan jumlah pengguna ChatGPT yang mampu mencapai 100 juta pengguna aktif hanya dalam dua bulan, sementara aplikasi lainnya seperti TikTok membutuhkan waktu sembilan bulan dan Instagram dalam dua setengah tahun.