Peneliti di IPB University mengembangkan aplikasi untuk menerjemahkan tangisan bayi dengan akurasi 94 persen. Melalui aplikasi ini, orangtua dapat merasa lebih percaya diri dalam mengasuh bayinya. Tangisan merupakan satu-satunya komunikasi verbal pertama yang dikuasai seorang bayi pada saat menyampaikan keinginannya. Melalui tangisan, bayi memberikan kode kepada pengasuh atau orang di sekitarnya saat lapar, mengantuk, atau bahkan merasakan sakit.