Di tengah kabut pagi pegunungan Jawa, seorang panglima perang berjalan tertatih, ditandu sederhana dari bambu, napasnya berat, tubuhnya digerogoti penyakit. Namun matanya tetap menyala—bukan oleh amarah, melainkan oleh cinta yang tak tergoyahkan kepada tanah air. Dialah Jenderal Besar Raden Sudirman, simbol pengorbanan dan keteguhan hati bangsa Indonesia.
(more…) | 1 month ago / Sejarah